Baginya Yeni merupakan segalanya, terlebih lagi ia telah mendapatkan
pelajaran berharga dari gurunya itu.“Tapi Adi masih boleh berkirim surat kan?”.Yeni bisa sedikit tersenyum melihat muridnya tabah,
“Iya…, boleh…, boleh”“Minum dulu Nto, ada es teh di meja makan. Rambutnya yang hitam panjang menutupi bantalnya,
dadanya yang indah naik-turun mengikuti irama nafasnya. Jav Sub Indo Kemudian ia berdiri.“Sudahh…, sudah selesai kamu bisa pulang”, Namun Yeni tidak bisa memungkiri perasaannya. Namun ketika ia
hendak melepaskan kancing dasternya.“Sini saya teruskan”, ia mendengar Reza berbisik ke telinganya.Tangan Reza segera membuka kancing dasternya yang terletak di bagian depan. Ketika Yeni berjalan menuju mobilnya seusai sekolah bubar, perhatiannya tertumbuk pada seorang
muridnya yang duduk di sepeda motor di samping mobilnya, katakanlah dia Reza.




















