Setelah pagi, sebelum teman2 bangun aku dan Vera berpakaian dan keluar sleeping bag.Berpelukan di api unggun yg hampir mati tapi masih memancarkan kehangatan.Matahari sudah menghangatkan udara gunung yg dingin, kami berkemas setelah sarapan buat tenaga untuk turun dari gunung, maklum kami harus naik dulu untuk mencapai alur pendakian terdekat, kalau turun lewat trabasan sangat curam, kasihan cewek2 yang kelelahan.Sudah hampir sore, ketika kami sampai dititik awal pendakian. Bokep Tante “Tenang Ir, aku masih kuat kok.””Istirahat sebentar ya”Kulihat Vera terkulai lemas, badannya basah dengan keringat.Dia tersenyum padaku,”Mas aku bahagia”.




















