“Ehm.. Pak Hendra dan kamu diam-diam saja” Aku berbicara dengan tegas dan singkat.Yang jelas aku ingin cepat-cepat meninggalkan ruangan toilet wanita ini. Bokep Asia Antara kaget dan malu aku menghardik mereka berdua bagai seorang kakak yang marah pada adik-adiknya.“Ngapain kamu berdua disini.. “Eh tapi benar khan cerita-ku.. Apa boleh buat aku yang memancingnya, kini aku yang harus mengantisipasi itu dengan segera memegang kendali ‘permainan’ ini.Tangan Bramanto mulai meraba pergelangan kaki kananku yang kutumpangkan diatas pahanya.“Kamu menginginkan aku khan?” kataku halus namun penuh penekanan. Di toilet wanita?”Aku segera sadar kalau mereka rupanya sudah janjian ngintip Diana dan Nina disini.“Lha kamu sendiri ngapain?” ucap Hendra dengan lugu sekenanya. “Eh tapi benar khan cerita-ku.. Aku sama ‘manto memang sengaja mau buktiin gosip itu”




















