Ooooogghhghh Damaaarrrr.”Damar ikut bergoyang meski dia yang sedang berada di bawah, dia menghentakan pinggulnya keras-keras sampai mentok dan rasanya terasa seperti kena ulu hatiku. Bokep Hot dengan basa basi dia menanyakan keadaanku.Hmmm, aku pikir ini kesempatanku untuk happy-happy. Gila, pingin tertawa dan kaget bercampur. Yuk yang lama.” Ajaknya kembali.Uuuuhhhh, aku memang lagi pingin bercinta. Kelimpungan dengan celana melorot setengah. Tetap saja aku di buat kecewa lagi.TAMAT.,,,,,,,,,,,, Kebetulan ortu nya sedang tidak ada.“Terima kasih udah jemput.” Kataku setiba di rumahnya.“Sama-sama.” Jawab Damar, mantanku.Aku duduk di sofa ruang tamu yang sepi.“Be, kamu ga kangen ma aku ya?” Kata Damar tiba-tiba, sambil duduk disebelahku dan merangkulku.“Nggak.” Jawabku singkat.“Uufttt, kamu selalu begitu.” Damar manyun.“Be, aku kangen ngesex sama kamu.”“yang kamu kangenin cuma ngesex doang?




















