“Kang Isshh.. Bokeb Aku tak jua melepas mulutku dari buah dadanya sedangkan tanganku tak dapat kulepaskan dari jepitan pahanya. pikirku.Kemudian aku melepaskan tanganku dari payudaranya dan berkonsentrasi ke pertarungan karena kulihat BMW Koswara tiba tiba ada disisi Lancer-ku. Namun setelah itu, tak kudengar pintu terbuka. “Uh, semakin dekat dia, semakin sulit aku menyentuh buah dadanya”. Aku tidak ingin cepat cepat. ohh..”
Sebenarnya akupun sudah akan sampai ke puncak kenikmatan pada beberapa detik yang lalu, namun karena latihan konsentrasi yang aku dapat selama pertarungan pertarungan yang lalu membuat aku dapat menahan jebolnya pertahanan terakhirku selama beberapa detik. Aku terbuai.“Aku harus mendapatkan cewek ini!”, teriakku di dalam hati. Hal ini membawa kesempatan besar bagiku untuk membalikkan posisi.




















