Jangan di sini..! Sekarang hitung penumpang angkot dan supir. Bokep Korea Tapi belum tersentuh kepala kejantanankuku. Dadaku berguncang. ” katanya manja lalu melepaskan sergapanku. Duduk di tepi dipan. Pokoknya turun. Itu artinya dia tidak mau diganggu. Dia menurunkan sedekit tali kolor sehingga pinggulku tersentuh. Dalm fikiranku bertanya tanya, Dia kerja di sana, ataukah dia mau kesalon itu. Paling tidak aku dapat melihat leher yang basah keringat karena kepayahan memijat. Wanita muda itu sudah keluar sejak melempar celana pijit. Hidungnya tidak mancung tetapi juga tidak pesek. “ Iya itu, bener … ”
Seketika itu juga aku menutup jendela angkot dan melihat kearahnya lagi,
“ Terima kasih, ” ucapnya.


