Dia berlalu ke ruangan sebelah setelah membereskan cream. Pokoknya turun. Bokep Rusia Oh.., aku hanya dapat menunduk, melihat kakinya yang bergerak ke sana ke mari di ruangan sempit itu. Mendadak jari tanganku dingin semua. Pintu salon kubuka. Dari atas: Turun. “ Iya itu, bener … ”
Seketika itu juga aku menutup jendela angkot dan melihat kearahnya lagi,
“ Terima kasih, ” ucapnya. Sesekali tangannya nakal menelusup ke bagian tepi celana dalam. Ke bawah lagi: Tidak. Saat itu kurang lebih 5 menit lagi aku sampai kantorku, berhubung kerjaan hari ini sudah kukerjakan semalam, maka aku memutuskan untuk meneruskan perjalanku dengan angkot ini, lagdian masih ada waktu luang 2 jam lagi.











