“Yang tadi itu,” kata Chie.“Chie, bagiku keperawanan itu sama saja bagi semua orang. “Ray tahu.”
Chie menangis dalam pelukanku, membuatku sejenak mengingat ayahku sendiri yang selalu berkutat dalam pertempurannya dengan idealisme yang kumiliki. Bokep Mom Menggerakkan telunjuknya menelusuri garis-garis dadaku, membiarkanku tertawa kecil. Kenapa dengan itu?”
Chie terdiam sesaat, menghentikan gerakan ballpoint di tangannya. “Ah.. “Kamu sama saja dengan mereka, Ray. Jangan katakan lagi. Yah, aku sudah merasa cukup senang dengan kehidupanku sekarang tanpa harus terbebani kuliah seperti orang-orang kebanyakan yang lebih memuja akademik daripada skill.“Halo?”
“Ray?”
“Oh, Chie. Egois.”
Tuduhan itu membuatku terdiam. Mengembangkan otakku untuk memperawani mereka. “Ray…”
Chie mengerang lirih saat batang kemaluanku menusuk liang kemaluannya. Yang lebih suka minum es dengan murahan daripada minuman-minuman mahal yang tersedia di kafe-kafe.




















