Akhirnya kita menikmati pesta kecil kita sambil ketawa-ketawa. Rudi : “OK”Lama juga Rendy pergi, ga’ heran sih…biasanya juga ghitu. Bokep Cina Dan acara pun dimulai, tamu-tamu berangsur-angsur habis yang datang.Kami berdua pun bisa bersantai sejenak. Rudi : “Kurang ceweknya nich”
Rendy : “Terus.”
Rudi : “Y ga’ terus-terus kurang lengkap aja”Kamipun tertawa terbahak-bahak.Tiba-tiba telpon kantor berdering dan Rendy mengangkatnya, kulihat dia serius menjawab telponnya dan dari situ bisa kutebak pasti telpon dari bos.“Aku ke atas dulu ya, dipanggil sama bos nich” ucap Rendy. Akhirnya aku sampai di terminal karena aku harus naik bemo menuju kos-kosanku, aku parkirkan mobil di tempat sepi dan aku pamitan sambil menciumi Devi.“Hati-hati ya sayank kalau pulang,terima kasih atas kenikmatannya semalam,kapan-kapan lagi ya” akupun tersenyum ke Devi.Devi pun











