“Apa-apaan sih kamu..? “Apa-apaan sih kamu..? Bokep Tante “Anton please.., minggir dong..!” pintanya sudah tidak sabaran lagi. Air mata di pipinya mulai menetes karena Anton tetap menghalangi jalannya. Karena Mitha tidak juga membuka mulutnya, Anton menampar Mitha berkali-kali. Hari-hari selanjutnya dengan berbagai ancaman, Mitha terpaksa pasrah diperkosa kembali oleh Anton dan kawan-kawan sampai belasan kali. “Telan semuanya..!”
Mitha terpaksa menelan semua sperma Iwan yang masuk ke mulutnya, walau sebagian ada yang mengalir di sela-sela bibirnya. Mau bunuh aku ya..?” hardik Mitha dengan wajah kesal. Sebuah tamparan di pipinya membuat gadis ini mulai siuman. Rupanya mereka sudah tidak sabaran lagi untuk segera memperkosa Mitha.




















