Alhamdulillah, mungkin Allah mengirmnya untuk menyelamatkanku. Bokeb Kereta selanjutnya tetap berangkat satu jam lagi. Setelah sampai di Surabaya kita ke SAhid. Gerimis mulai menggelontorkan percikan airnya. Sedangkan setiap malam aku berharap bersamanya kelak. perlu kusebutkan namanya? ooo boleh. Dia menceritakan tentang dirinya dengan nada minta dikasihani. Satu dua mengusap wajahku, membawaku kembali ke darat.Kami kembali ke dalam ruangan. Sedangkan setiap malam aku berharap bersamanya kelak. Ternyata masih banyak rakyat yang belum bisa merasakan yang namanya pendidikan dasar. Kereta selanjutnya tetap berangkat satu jam lagi. Aku melirik ke arahnya, menunggu apa yang akan dilakukannya. Aku paling tidak suka dengan perokok. Bapak masih enggan dengan berbagai alas an. Dan setelah itu mereka dengan sigap mengerjakan kontrak itu di mana mereka suka.




















