Karena ngomongin Bu Neni, Pipit jadi kambuh lagi penyakit detektifnya.Pipit masih menaruh curiga atas perubahan sikap Bu Neni, setelah aku ke rumah Bu Neni sendiri dengan waktu cukup lama. Aku ikuti perintahnya.Setelah dia berpakaian dan minum sehingga lebih tenang, aku melanjutkan mandi. Bokeb Aku kaget, dia bisa menebak. Oh.. Aku kaget, dia bisa menebak. Aku diam. Pipit menyingkap kaosnya keatas dan memang ada memar sedikit.Setelah kukeringkan dengan handuk, kugosok juga punggunya dengan cream penghangat. ennaakk bang nget jar.. Aku diam tetapi k0ntolku semakin ngaceng. Melihat Pipit yg jalan terpincangpincang dengan luka ditangan, Arman segera datang dan membantuku membopong Pipit.Sesampai di posko, sambil menunggu Yudi, Dona mengajakku belanja oleholeh ke pasar terdekat, sedangkan Arman menjaga Pipit.




















