Udah senior elu.” Sahut Radit setelah puas tertawa ngakak.“Emang kerja dimana? Bagaimana tidak, diajak makan malam oleh seorang pemuda seganteng Kevin saja sudah merupakan sesuatu yang menyenangkan, apalagi ditambah dengan makan malam ditempat yang romantis dan elegan seperti ini. Bokep Live Sori yah.” Kata orang yang menabraknya tadi sambil berusaha membantu Rini mengumpulkan buku-bukunya yang berserakan.Rini menoleh kedepan dan melihat seorang pemuda berambut sedikit panjang dengan wajah yang tampan memunguti buku yang berjatuhan tadi lalu memberikannya kepada Rini. Aku takut kalau ntar kita tersesat.” Rajuk Rini kepada pemuda itu. Mungkin hanya seukuran stadion gelora senayan saja.“Tuh khan kecil pulaunya. Rini belum sempat menjawab pertanyaannya dan hanya terdiam bengong melihat tingkah pemuda ini.Sorenya seperti yang sudah dijanjikan, Kevin menungguinya ditempat parkir.




















