“OK, sambungkan..!” Entah mengapa lidahku sulit diajak kompromi kalau sudah soal Felly. Bokep Family HRC hampir tutup. Aku merutuki diriku sendiri. Setengah jam kemudian aku telah lupa bahwa aku sudah tidak ingin lagi bertemu dengan Felly. Atau ia sekarang punya kepandaian mencopet?Tahu-tahu aku didudukkan di bangku kiri. Aku merasa sudah tidak tahan lagi. Di Carport. Matahari pagi begitu terik. 15 menit dan ia telah duduk kembali di mejanya.Pukul 12.00 waktu makan siang. Dengan mengenakan daster pendek jauh di atas lutut model tank top. Paling tidak aku kehilangan keperjakaanku gara-gara tempat ini beberapa tahun lalu. Kangen? Tidak ada niat sedikitpun untuk menindak lanjuti pembicaraan kami. Atau ia sekarang punya kepandaian mencopet?Tahu-tahu aku didudukkan di bangku kiri.










