Aku sedikit kaget karena Winny hanya memakai kaos “adik” (istilah kaos yang kekecilan sehingga ketiak dan pusar terlihat) singlet yang agak tebal.“Nggak usah terkejut Om, aku sering melakukan ini dengan pacarku” bisiknya.“Lho, katamu dingin, kok pakai singlet?” aku balas bertanya.“Iya, tadi dingin, tapi sekarang sudah agak hangat, kan ada pemanasnya” celotehnya pula.“oo begitu, baru hangatkan? Bokep SMA Sebut saja teman saya tadi Winny. Kalau mau nanti aku mintakan izin sama panitianya. Aku kenal kok sama ketua panitia kegiatan ini” godaku pula.Mereka berdua saling berpandangan dan tersenyum malu.“Nggak usah lah yau, nanti ndak lupa daratan” sahut mereka berdua hampir bersamaan.“Oke, kalau gitu selamat jalan, dan sampai jumpa” aku berkata demikian sambil melambaikan tangan.




















