Hehehe.. Bokep Mama Malu ya? “Glek..” Akhirnya kami pun meminumnya sampai habis walaupun di lidah terasa aneh.Tak terasa kami ngobrol hingga pukul 8 malam, aku dan Fani pun pamit kepada ibu mertua dan kakak iparku untuk masuk ke kamar peraduanku.“Akhirnya tinggal kita berdua sayang” kataku kepada istriku. oia, teteh ke kamar mandi dlu ya dik aceng, mules nih”teh lilis tersenyum sambil berjalan cepat ke kamar mandi, dan mataku pun tak pernah henti memandang pantatnya. hehehe..” puji istriku sambil mengelus dengan sayang kepalaku.“Teh lilis…”“Upppsss……” keceplosan aku…“PLakKkkk!!!!!!”
Tiba2 tamparan keras mendarat di pipi kananku.Fany teriak dengan mengucur air mata
“Jadi selama ini, tiap malam kamu ijin ngerokok sebentar…!!!””“Hari ini kita ceraii!!!!” Teriak Fany sambil keluar kamar dan berlari sambil menangis.“Buseet dah, gw nikah cuma











