Tapi, dia juga bersikap disiplin. Bokep Mama Tomo melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Kata Tomo, aku sangat cantik dengan baju itu, “Kamu cocok sekali dengan warna putih, sangat matching dengan warna kulitmu.. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Aku mulai sedikit meronta sambil berteriak. Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku. Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”
Deg. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku.Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak.“Anak bodoh.. Aku mendesah panjang.




















