” kan saya laki-laki juga, mungkin bisa bantu mbak kayak yg di website” jawabku tambah nakal.Mbak Femi menatapku dengan pandangan marah kemudian menjawab“Awas ya, nanti aku aduin ke mas Anto, nanti tau rasa kamu”Aku cuma tertawa sambil menjawab.“He..he..he.. Pertama-tama dia bingung, tapi kemudian dia menghisap perlahan jariku.Saat dia menghisap jariku, gerakan k0ntolku aku selaraskan dengan gerakan hisapannya. Bokep Thailand Kesempatan itu aku gunakan untuk duduk mendekatinya. Kali ini mbak Femi melenguh agak keras walaupun tdk melepas ciumannku. “mmmmm…” jawabnya gak jelas.Karena aneh atas jawabannya aku mengirim pesan “Ada apa mbak, apa ada masalah ?”Agak lama dia mengirim jawaban “Rian, masih inget tawaran kamu waktu itu nggak ?”Jujur aku lupa sekali apa yg aku tawarkan, karena pikiranku penuh dengan pekerjaanku.




















