gitu ya, jangan harap aku mau membatumu lagi ya”, katanya dengan nada bergurau. Bokep Hot Kubaca lagi rencana kerja yang telah selesai kucatat, lalu kurangkai hubungan setiap langkah rencana kerja dan kubuat skemanya. ssh.. “Sudah Tok, ayo kembali ke kamar!”, ajaknya.Sesampai di kamar aku duduk termenung oleh pikiran pekerjaan diatas ranjang Iswani yang lebih dekat dengan pintu kamar dibanding ranjangku. “Kenapa nggak mikir aku saja?”, tanyanya dengan senyum genit. “Tok, katamu kamu belum pernah punya pacar, benarkah?”, tanyanya yang langsung kujawab dengan anggukan sambil meniup kopi panasku agar agak dingin. Tok, mmh..”. “Tampangnya sih oke tapi pria seperti itu hanya mau menangnya sendiri seperti bekas suamiku yang pertama”, sambungnya.




















