tanya bibi curiga saat melihat maniku yang cuma menetes dua kali.Semalam sudah keluar banyak di memek bibi, ini cuma sisanya! Terbukti jika paman memberi uang, aku selalu mendapat lebih.Pernah suatu kali, aku tidak naik kelas. Bokep Montok jawabku tanpa dosa.Bibi tersenyum dan mengusap rambutku.***Dan akhirnya, dua minggu setelah kejadian itu…Aku ingat betul, paman baru pulang malam itu saat aku sudah terlelap. tambahnya kemudian.Aku mengangguk.Setelah sekali lagi menyakinkanku, bibi akhirnya tersenyum. Emang Andi nonton di rumah siapa? Aku kalau tidur kaya orang mati. Yang membuatku heran, setiap paman akan berangkat kerja, dia selalu menitipkan bibi kepadaku, dan menyuruhku untuk memuaskannya. Kukira dia mau mengajakku nonton dan ngocok, seperti biasa.




















