“apaan tuh ya…???”
Melupakan niatnya untuk segera pergi , Tejo menghampiri benda tersebut dan memungutnya yang ternyata adalah Sebuah helm. “bagaimana prof…???” tanya Farrah pada Tejo.Tejo tak menjawab, tetapi dari sorot matanya, sepertinya ia merencanakan sesuatu. Bokeb Tanpa banyak kata, Farrah langsung berlutut dihadapan Tejo. “Ririn….ngapain kamu….??? Kondisi ruangan itu pun semakin terlihat semrawut dengan kabel kabel yang melintang kesana kemari, saling terhubung dengan beberapa server computer dan layar monitor. Ayo maju….” Giliran Farrah quinn yang bicara. “saya Bantu prof….” Farrah tanpa ragu menggenggam penis Tejo , memasukannya kembali lalu merapikan celana Tejo.




















